MENU

Bicara Atas Nama HAM, Natalius Pigai Minta Presiden Copot Mahfud MD

Bicara Atas Nama HAM, Natalius Pigai Minta Presiden Copot Mahfud MD

Konflik keamanan yang terjadi di papua sudah menjurus kepada pelanggaran hak asasi manusia, Hal itu membuat Indonesia mendapatkan sorotan dunia luar terlebih lagi pernyataan Menko Polhukam dianggap menjadi dalang atas gugurnya prajurit TNI dibeberapa titik di Papua


Sejumlah aktivis hak asasi manusia (HAM)  pun mengecam instruksi pendekatan keamanan dalam mengatasi konflik yang kerap terjadi di Papua. Menurut Natalius Pigai selaku tokoh Papua, instruksi yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD itu salah kaprah.


"Indonesia harus hentikan kekerasan dan tidak boleh lakukan operasi militer seperti hari ini di Papua," kata Natalius Pigai,.


Menurutnya, pendekatan itu akan cenderung melanggar HAM. Untuk itu, ia meminta pemerintah melakukan pendekatan persuasif.

"Presiden harus mengedepankan pendekatan persuasif, humanis dan dialogis," tegasnya.


"Saya minta Presiden Joko Widodo copot jabatan Menko Polhukam karena setelah pernyataanya, tidak kurang dari 10 orang TNI dan Polri menurut medsos dan media mainstream mati, kios-kios pendatang di Yahukimo dibakar massa, dan banyak rakyat sipil tidak berdosa jadi korban," tutup